Sabtu, 02 April 2011

Informasi pencarian yang berhungan: 'Generasi Pecinta Scooters: PRINSIP DASAR KINERJA MESIN VESPA'

Masalah Pada Mesin Vespa dan Penyelesaiannya

Vespa macet atau tidak bisa di starter adalah masalah yang bisa dibilang serius dan fatal. Biasanya terjadi karena laker atau bearing ada yang rusak, stang seker rusak, ring seker patah, seker sudah tidak layak pakai, ada perangkat mesin di gearbox yang patah atau sudah tidak layak pakai, per gigi utama rontok, plat kopling yang sudah tidak layak pakai, gigi starter sudah ompong atau rontok.
Bearing / laker:
Piston:
Gearbox:
Penyelesaian:
 Proses penyelesaian trouble mesin tersebut yaitu harus turun mesin.Dan kita harus bongkar semua perangkat mesin agar lebih mudah dalam pengecekan. Apabila dalam pengecekan perangkat ternyata ada yang rusak lebih baik kita ganti dengan yang baru, untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan yang bisa saja nanti terjadi di dalam kita mengoprasikan kendaraan kita di jalan.

 Sekian tips untuk mengatasi trouble pada mesin Vespa, semoga bermanfaat....
1 scooter, 1 juta saudara !!!!
 

Masalah Pengapian Pada Vespa dan Penyelesaiannya

Pengapian pada Vespa juga berdampak pada laju motor bahkan bisa-bisa motor gak bisa hidup lho, susah starter motor, kendala pengapian biasanya berada pada stelan platina yang gak bener, bisa juga salah satu perangkat pengapian seperti busi, koil, platina, kondensor, spul pengapian ada yang sudah gak layak pakai atau mati.
Penyelesaian: 
Lihat kondisi busi, bila ujung berwarna hitam busi akan lemah dalam memercikkan api atau bisa juga gak ada percikan api. Solusinya stel ulang ukuran spuyer pilot jet & main jet, kalau warna ujung busi merah bata maka periksa ke bagian yang pengapian yang lain. 
Periksa Koil. Koil yang layak pakai kalau kita konsletkan kabel busi dengan jarak ke mesin kira-kira 5-8 mm masih ada letupan api berwarna biru, kalau  percikan atau letupan api tidak berwarana biru, tapi berwarna merah, ini berarti stelan platina tidak benar atau koilnya yang memang sudah lemah, letupan api dari koil dipengaruhi langsung oleh stelan platina.
Periksa Platina. Penyetelan platina yang benar, jarak renggangan antara konektor minus dan plus kira-kira 0,5mm menggunakan obeng min, perlu di ingat bahwa penyetelannya jangan di ketok karena ini akan mepersingkat umur pakai platina karena antara konektor tidak lurus atau bengkok. Loncatan yang terjadi pada platina juga berkaitan dengan kondisi kondensator.
Periksa Kondensator. Pemeriksaan kondensator amatlah mudah apabila terjadi letupan api di platina, ini dikarenakan kondensator sudah tidak layak pakai, ganti kondensor atau ada cara lain yaitu cangkok kondensor dengan kondensor lain atau sistem kondensator di double dengan ukuran kondensor yang sama yaitu 2 farad.
Yang terakhir cek spul pengapian [ gambar di atas kondensor ], masih layak pakai atau harus ganti yang baru, tanda spul pengapian rusak, biasanya kumparan spul lecet, gulungan spul kendur, spul putus. Apabila semuanya stabil maka wajib memeriksa nap pur atau ketepatan pengapian tapi sebelumnya lihat dulu kondisi spi magnet patah atau tidak, lihat juga kondisi rotor, masih bagus atau tidak, ukuran nap pur mestinya 21 derajat sebelum titik mati poros atau kondisi pala seher di atas.
 
LEBIH BAIK NAIK VESPA...... Berdiri Sama Tinggi,, Duduk Sama Rendah salam scooters vespa